Senin, Januari 11

Planet-planet di tata surya Bimasakti


1. Merkurius
Merkurius adalah planet yang berada paling dekat dengan matahari. Hal ini menyebabkan, pada siang hari suhunya mencapai 247°C. merkurius hamper tidak mempunyai atmosfer atau atmosfernya sangat tipis yang terdiri atas helium. Oleh karena itu, pada malam hari suhunya mencapai -170°C. karena dekat dengan matahari, maka merkurius sulit dilihat dari Bumi. Namun pada tahun 1970-an, pesawat ruang angkasa Mariner 10 milik Amerika Serikat berhasil memotretnya dari ketinggian 320 km di atas permukaan planet. Berdasarkan foto-foto itu, diketahui keadaan permukaan planet Merkurius penuh kawah dan menyerupai bulan kita.

2. Venus
Dilihat dari Bumi, Venus dikenal sebagai bintang kejora, yaitu si bintang pagi dan malam. Venus merupakan benda tata surya yang paling terang setelah matahari dan bulan. Hal ini disebabkan atmosfer Venus terdiri atas gas karbondioksida dan awan asam yang gelap. Awan-awan gelap ini membentuk lapisan pemantul yang baik, sehingga Venus mampu memantulkan 76% cahaya yang diterimanya dari matahari. Permukaan Venus diselidiki oleh pesawat Mariner 5 dan Venera 5-8. Hasilnya menunjukkan bahwa permukaan planet ini sangat gersang dan terdiri atas padang yang berombak, tanah pegunungan yang luas, serta sejumlah lembah karang. Venus berotasi berlawanan arah dengan planet-planet lainnya. Perputarannya juga sangat lambat. Itulah sebabnya ukuran hari Venus menjadi lebih panjang. Gas yang terdapat dalam atmosfer Venus sebagian besar (95%) adalah gas karbondioksida. Di dalam awan tebal Venus terdapat unsur belerang yang berwarna kuning, sehingga kalau kita lihat Venus berwarna kuning.

3. Bumi
Dilihat dari ruang angkasa, Bumi sebagian besar tampak berwarna biru disaputi awan yang bergerak. Warna ini disebabkan oleh lautan yang menutupi dua pertiga dari permukaan Bumi. Bumi menyajikan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya ragam kehidupan. Bumi memiliki air, suhu yang lembut, dan oksigen. Bumi juga memiliki atmosfer yang melindungi makhluk hidup dari sinar matahari yang membahayakan. Di jagat raya ini, tetangga Bumi paling dekat adalah bulan yang merupakan satelit Bumi.

4. Mars
Mars merupakan planet keempat dari matahari. Unsur terbanyak yang ada di Mars adalah besi dan sulfur. Oksida besi atau karat pada batu-batuan menyebabkan batu-batuan di sana menjadi kelihatan berwarna merah. Itulah sebabnya Mars dikenal sebagai planet merah. Atmosfer Mars terdiri atas karbondioksida, hidrogen, sedikit sekali oksigen, nitrogen, dan uap air. Di Mars tidak ada lautan, danau, atau sungai. Di sekitar kutub, uap air membeku membentuk tudung es. Permukaan Mars dipenui oleh banyak gurun, kawah, dan gunung berapi. Topan debu yang luar biasa besarnya terjadi secara periodic dan menyerbu seluruh planet dengan kecepatan 80 km/jam. Topan ini dapat terjadi selama berminggu-minggu. Hal yang menarik lainnya adalah Mars mempunyai satelit alam sebanyak 2 buah. Kedua satelit tersebut diberi nama deimos (teror) dan fobos (panik).

5. Yupiter
Yupiter adalah planet terbesar dalam tata surya kita. Atmosfernya terdiri atas gas hidrogen dengan sedikit helium. Yupiter dipenuhi oleh awan es, ammonia, dan senyawa amonium. Tekanan di dasar atmosfer sangat besar sehingga mengubah gas hidrogen menjadi hidrogen cair. Garis warna-warni yang terdapat pada Yupiter sebenarnya awan yang berbeda-beda di dalam atmosfernya. Hal ini terjadi karena rotasi Yupiter sangat cepat, maka awan itu tertarik menjadi pita yang sejajar dengan khatulistiwanya. Bagian yang pucat disebut zone dan yang lebih gelap disebut sabuk. Ciri yang paling mencolok di permukaan Yupiter adalah bintik oval yang disebut bintik merah besar. Bintik ini merupakan pusaran badai yang sangat besar. Satelit alam pada Yupiter adalah Io, yang biasanya disebut bulan piza karena warna-warninya.

6. Saturnus
Saturnus adalah planet terbesar kedua setelah Yupiter. Saturnus merupakan bola gas raksasa yang sebagian besar terdiri atas gas dan zat cair. Atmosfernya yang berawan hamper seluruhnya terbentuk dari hidrogen dan helium. Awannya terbentuk menjadi pita yang sejajar dengan khatulistiwa karena Saturnus berputar sangat cepat. Lapisan awan tersebut dipisahkan oleh bagian terang yang ada di antaranya. Lapisan awan bagian atas terbentuk dari senyawa ammonia dan amonium. Lapisan paling bawah terbentuk dari partikel air dan es. Satelit yang paling besar adalat titan.

7. Uranus
Uranus sangat jauh dari Bumi, sehingga sulit dilihat dengan mata telanjang. Oleh karena itu, Uranus belum ditemmukan hingga tahun1700-an sampai ditemukan teleskop. Uranus memiliki 11 cincin utama yang terbentuk dari pecahan batu yang garis tengahnya sekitar satu meter dan mendesing mengitari planet dengan kecepatan tinggi. Poros Uranus sejajar dengan orbitnya sehingga kutub Uranus menghadap matahari.

8. Neptunus
Neptunus berwarna biru indah. Warna ini disebabkan oleh atmosfernya yang mengandung gas metana. Metana menyerap warna merah sinar matahari dan memantulkan warna biru dari atmosfernya. Bintik gelap yang terkadang muncul di atmosfer Neptunus sebenarnya adalah badai besar. Neptunus terbentuk dari material yang sama dengan Uranus. Planet ini mempunyai atmosfer yang mengandung hidrogen dan sedikit helium.

Planet-planet di tata surya Bimasakti Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Nurul Hidayat

0 komentar:

Posting Komentar